Menikmati Hidangan Laut di Pantai Mutiara Jakarta: Jetski Cafe

Makan malam, di pinggir pantai, sambil menikmati matahari terbenam. Ini bukan di Bali, tetapi di Jakarta. Lebih tepatnya, di Jakarta Utara. Bagi warga Pluit dan sekitarnya, tempat ini terkenal sekali. Persisnya di Pantai Mutiara, di sebuah kawasan perumahan elit Jakarta Utara, dan perumahan ini sudah lebih dulu ada jauh sebelum harga rumah di Pantai Indah Kapuk digoreng sana-sini oleh pengembangnya.

Menemukan tempat ini tidak sulit. Masuk ke dalam kompleks Pantai Mutiara, maju sedikit ke kawasan pantai, dan kita akan menemukan sebuah kafe besar yang terlihat cukup mewah. Inilah tempatnya, Jetski Cafe. Luas dan tertata rapi. Kita bisa memilih tempat indoor yang full AC, atau di outdoor di mana kita bisa menyantap makanan dengan pemandangan pantai langsung di hadapan kita.

view jetski cafe pantai mutiara

Beragam menu disajikan di sini, mulai dari hidangan ala Indonesia hingga hidangan ala Barat. Uniknya, setiap nama makanan di buku menu akan dilengkapi dengan aksara Mandarin, mungkin karena di kawasan ini terdapat banyak warga keturunan Tionghoa yang sudah berusia sepuh dan masih familiar dengan Bahasa Mandarin, sehingga kafe ini menyertakan Bahasa Mandarin di dalam buku menunya. Saya pun memesan Nasi Ulam Laut yang menjadi signature dish di sini dan Salted Egg Prawn Pasta yang cukup unik.

Seporsi nasi ulam laut pun tersaji di atas meja makan saya, tak lama setelah saya pesan. Konsepnya menarik dan meriah. Kita sama-sama tahu bahwa nasi ulam merupakan kuliner tradisional khas Betawi yang merupakan nasi bertabur serundeng dan daun kemangi dengan aneka lauk, biasanya semur tahu. Jika ada yang lebih familiar dengan nasi ulam “basah” yang diguyur kuah semur, bertabur serpihan kacang tanah goreng, dan dilengkapi dengan bihun goreng; maka itu adalah nasi ulam Betawi yang sudah berasimilasi dengan sentuhan Tionghoa, alias nasi ulam khas Pecinan. Di Jetski, nasi ulam disulap menjadi hidangan laut. Nasi yang dibumbui serundeng disajikan bersama hidangan laut lengkap: ikan gembung goreng, cumi bakar, udang bakar, kepiting soka goreng, urap dan sambal matah. Penampilannya benar-benar menggugah selera! Saya suka sekali dengan nasinya yang penuh bumbu dan gurih. Ikan gembung dan kepiting soka gorengnya biasa saja, tetapi cumi bakarnya dimasak dengan tingkat kematangan yang tepat sehingga tidak alot dan keras. Sedang udang bakarnya, meski hanya dibumbui kecap, terasa manis. Perlu saya akui, kesemua hidangan laut dalam menu ini terasa sangat segar, benar-benar puas menyantapnya!

nasi ulam laut jetski cafe

Salted egg prawn pasta tersaji menggoda di atas meja. Sajian ini sederhana tapi mewah: spaghetti yang dimasak al dente disajikan dengan udang dan saus telur asin. Rasanya juga sama istimewanya: tekstur udang renyah dan terasa manis, menandakan kesegarannya yang sangat terjaga. Saus telur asinnya, perlu saya acungi jempol, rasanya sangat gurih, harum, dan tidak amis! Saya sangat mudah merasa tidak nyaman apabila saus telur asin beraroma amis atau memiliki rasa yang kurang pas, tetapi di sini saus telur asin disajikan dengan sangat baik. Teksturnya creamy, tetapi sesekali kita bisa menemukan tekstur telur asin rebus yang belum halus secara sempurna. Enak! Apalagi saat saya mencocolkan udang ke dalam saus telur asin tersebut.

minuman jetski cafe

Sambil menyantap makanan, matahari pelan-pelan mulai terbenam. Langit yang tadinya terang pun berganti gelap. Sigap, pelayan langsung membawakan lilin dalam gelas cantik untuk diletakkan ke atas meja. Serasa candle light dinner! Di seberang lautan sana, terlihat gemerlap lampu dari sisi teluk Jakarta yang lainnya. How beauty.

Harganya, sebanding dengan rasa masakan dan pengalaman yang didapatkan. Saya menghabiskan sekitar Rp300ribu untuk dua sajian dengan dua minuman. Menurut saya, harga tersebut sangat layak untuk masakan yang lezat dan pemandangan laut yang indah. Tempat ini sangat cocok untuk didatangi bersama pasangan atau anggota keluarga yang kita anggap istimewa. Saya sendiri, pasti akan kembali ke sini!

makanan jetski cafe

view malam jetski cafe

view malam jetski cafe

garvin

Ada 3 hal yang paling ia suka: budaya, sejarah, dan mendaki gunung. Ia dapat dihubungi melalui @garvingoei.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *