Unik! Jamu “New Wave” di Acaraki

Saya menemukan tempat ini tidak sengaja, ketika sedang berkeliling di Kota Tua dan hendak mencari tempat untuk sekadar bersantap sore bersama teman. Terlihatlah sebuah kafe dengan plang “Acaraki” di depannya.

Acaraki Jamu

Pencetus ide Acaraki perlu diacungi jempol. Kreatif! Kafe ini bukanlah kafe-kafe mainstream pada umumnya yang menyajikan kopi, coklat, dengan pastries yang juga sudah terlalu mainstream. Kafe ini hanya menjual jamu – yes, ini kafe jamu. Tapi jangan berpikir bahwa minuman-minuman yang ada di kafe ini akan membosankan, karena mereka menjual jamu dengan berbagai varian. Tagline mereka sendiri saja sudah menarik: Jamu New Wave.

Langsung saja masuk, maka aroma jamu akan segera menyambut lembut. Tempatnya nyaman sekali, modern dengan sentuhan vintage yang menjadi ciri khas Kota Tua. Bisa duduk di kursi meja, bisa duduk di bar. Enaknya duduk di bar, kita bisa melihat sang “barista” sedang meracik jamu. Tapi jika ingin mengobrol santai dengan teman berlama-lama, duduk di kursi meja lebih disarankan.

acaraki

Menu-menu jamu di sini cukup menarik, layaknya kafe. Bila anda ingin meminum jamu single origin, maka tersedia jamu beras kencur dan kunyit asam dengan tiga teknik penyeduhan yang berbeda-beda. Masing-masing teknik memberikan tingkat kepekatan tersendiri: light, sedang, atau pekat.

Tapi bagi yang ingin mencoba jamu yang sudah dimodifikasi, ada menunya juga.

Minuman yang saya coba adalah Saranti, jamu beras kencur yang dicampur dengan krimer dan susu. Minuman ini paling disarankan bagi peminum jamu “pemula”, sebab aroma jamunya tidak terlalu kuat dan malah lebih dominan susu. Mirip seperti cafe latte, tapi ini “jamu latte” 😛

Well, bagi penikmat jamu, Saranti mungkin kurang memuaskan. Minuman lainnya yang kami coba adalah Golden Sparkling, yaitu campuran jamu kunyit asam dengan soda. Rasanya segar! Jamu kunyit asam sendiri rasanya sudah menyegarkan, ditambah lagi dengan soda yang membuat kesegarannya bertambah.

cafe acaraki

Soal harga, jangan khawatir. Kisarannya dari 18ribu hingga 30ribuan, kok. Lebih murah daripada harga secangkir kopi di kafe. Dan dengan suasana serta menu yang unik, saya rasa saya akan sering mengajak orang-orang ke sini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *